NAMA | NAVN | имя | NAME | NOMEN | NOM

Posted in keluarga dengan kaitan (tags) on Februari 7, 2012 by wandirana

Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) kata NAMA mempunyai defenisi : Kata untuk menyebut atau memanggil orang (sumber)
Nah, dikeluarga saya. Nama mempunyai makna yang cukup besar. Bapak, memberikan nama anak – anaknya dengan singkatan yang mempunyai arti baik jika di tela’ah secara feng shui dan Ying-Yang nya. :D

Anak Pertama : Delila Melati (Perempuan)
Singkatan dari, Dengan limpahan ilahi mendapatkan belahan hari

Anak Kedua : Resita Sehati (Perempuan)
Singkatan dari, Restu izin takwa, semboyan hidup ananda nanti

Anak ketida : Swandi Ranadila (laki-laki)
Singkatan dari, Sewaktu ananda dilahirkan, Maradona diatas segalanya

Anak keempat : Ciptadi Kusuma (laki-laki)
Singkatan dari, Camkanlah ilmu pengetahuan, teknologi, Agama, kebutuhan utama umat manusia

Semoga nama – nama ini membawa berkah kepada si-empunya. Dan buat bapak, semoga masih bisa untuk menyumbangkan nama untuk cucu-cucunya kelak. :D

Morning Call

Posted in 1, keluarga, pertulisan on Februari 6, 2012 by wandirana

Emak telpon. Sepagi ini. Pukul setengah 7 pagi. Kejadian yang dulu sering terjadi diawal masuk kuliah. Setelah 5 tahun++ berlalu dan masih mahasiswa tingkat akhirat. Emak telepon lagi, sepagi ini.
Ternyata ada kabar yang dulu sering terdengar kembali terdengar. Si adik tabrakan, untuk yang kesekian kali. Masup rumah sakit, luka sana sini, tapi masih bisa berdiri.
Ciptadi Kusuma (adik), Hobi : bolos sekolah dan pulang pagi. Alasannya paling masuk akal ketika di tanya pulang pagi, jawabnya “Biasa Anak Muda”.]
Bicara ngalor ngidul, ini itu. Mulai dari ditanya kapan selesai untuk yang kesekian kalinya, cerita si kakak yang belum mau nikah, si nenek yang makin nyinyir, dan seputar keluarga dirumah yang terkadang mengangenkan, telepon terputus karena si emak kehabisan pulsa.
Kapan – kapan aku pulang makkkk..

Tuban, 2011

Posted in 1, foto, lesgeslos, pertulisan on Februari 2, 2012 by wandirana

This slideshow requires JavaScript.

Berawal dari ajakan seorang teman yang agak lama dan sudah akrab (ojan). Dia ingin sekali mengunjungi kakaknya yang tinggal di Tuban, Jawa timur. Memutuskan untuk menempuh aspal dengan roda dua. Melewati klaten, Solo, Ngawi, dan Bojonegoro yang panasnya tidak masuk akal. 5 jam perjalan yang sering berhenti melepas dahaga dan bahan bakar. Tuban, kota yang belum pernah saya ketahui sebelumnya. Ada hal menarik apakah disana? itulah salah satu alasan rasa ingin mengunjungi.
Tuban, tiba disini sekitar jam 8 malam. Menginap dirumah saudara-nya teman perjalanan. Yang paling tidak masup akal, mandi malam dan beberapa menit kemudian setelah mandi keringat lagi. Kalau siang lebih sakti, Panasnya membakar jempol kaki.
Ternyata Tuban adalah kota ziarah sedunia, banyak makam orang yang dituakan, seperti Sunan dan kyai – kyai lainnya. Terlalu banyak malah. Hampir Tiap hari di sekitaran alun – alun banyak pendatang berkostum putih putin berbanding lurus dengan banyaknya tukang becak mangkal dan wara – wiri.
Malam hari, pusat keramaian ada 2. Yang pertama adalah masih sama, keramaian peziarah. dan yang kedua adalah Keramaian di pinggir pantai, bisa dikatakan sebagai central pergaulan muda – mudi di Tuban. Mulai dari rombongan Punk, klub motor, kencan dibeberapa sudut gelap, dan Polisi yang memantau ombak.
Klenteng Kepiting, juga salah satu tempat yang banyak dikunjungi para wisatawan agamis. Goa yang diatasnya ada pasar rakyat yang memutar siaran ceramah provokatif, lupa nama Goa-nya namun tempat ini salah satu tempat wajib kunjung bila kalian ke Tuban.
Berjalan ke bagian Barat Tuban, menghampiri air terjun kering karena diretas kemarau. Dan bertemu Nenek pemilik lahan parkir rumahan dan juga menjabat sebagai Penjaga makam seorang Guru agama. Malam harinya menghadiri semacam expo dari pabrik semen lokal. Pendatangnya tumpah, dan dihibur oleh artis ibukota.
Pulang. Melewati Pantura yang eksotis dikala anda melihatnya untuk pertama kali. Namun lama – lama akan jenuh hampir menyentuh putus asa, karena selama 2-3 jam menyusuri aspal hanya bisa memandang kanan laut dan kiri tanah gersang dengan sapi kurus. Dan sesekali dihibur dengan pemandangan kebun garam warga setempat.
Pantat mulai kesemutan melewati Pati, dihibur dengan lanskap kota tua Semarang. Malam naik ke Ambarawa, dan turun ke Magelang dihibur hujan yang sudah lama tak hadir. Kembali ke Jogjakarta dengan recovery pinggang untuk dua hari kedepan.

Naik motorsikal bersama teman memang pegal.

# KAPAN-KAPAN-JALAN-JALAN-LAGI-JAN

mr_tuki

Posted in 1 dengan kaitan (tags) on Januari 30, 2012 by wandirana

Nah, jadi beberapa jam yang lalu, sepulang makan dari sego koyor didekat Purawisata, DIY. Mp3 mobilnya buluk tiba – tiba memutar track like a teen spirit-nya Nirvana versi Unplugged. Dan sekelebat detik saya teringat dengan Tuki yang akan menempuh perjalanan jauh ke sudut nordic sana untuk berkumpul dengan keluarga kecil mereka (tuki, cita, vaga) yang sudah dibina kurang lebih satu-setengah tahun terakhir.
Nah, saya lupa mau nulis apa. Padahal tadi dijalan pulang dari gelanggang mahasiswa menuju kosan banyak terbayang kata-kata yang ingin dituangkan.
Nah, Tuk. Aku yo bingung meh nulis opo meneh.
Yasudah, Selamat jalan, Selamat sampai tujuan dan Selamat berkumpul bersama keluarga, tuk.
situ berapa taun to disana? ndak seumur idup kan? :D
Semoga beberapa taun kedepan kita masih bisa bertemu dan sekedar duduk sambil minum beer atau minum teh hangat diangkringan yang sama dan bercerita tentang masa depan yang terang ataupun Nostalgi masa muda. CHEEERRSSSS!!!!

INI TUKI & VAGA

tuki & vaga

02:59 wib, Depan Sutet, Jogjakarta, 31 Jan 2012

Sri Gethuk VS Motorsikal

Posted in 1, lesgeslos on Januari 24, 2012 by wandirana

This slideshow requires JavaScript.


jalan jalan lah sebelum tubuhmu enggan bepergian. :D
Air terjun Sri Gethuk, kira-kira 30KM dari kota Wonosari, DIY, IND.
kalau mau tau lokasi lebih tepatnya bisa di cari di google.
Naik motorsikal bersama teman – teman memang lebih pegal.

Bandara

Posted in 1, pertulisan dengan kaitan (tags) on Januari 23, 2012 by wandirana

Kira-kira dua minggu yang lalu saya sempat menghabiskan waktu seharian di Bandara Adisucipto, Yogyakarta. Hari itu adalah jumat yang kurang tidur, dan biasa – biasa saja. Jam setengah tujuh pagi sudah berada di bandara. Mulai dari pintu kedatangan, keberangkatan dan gerai makanan semacam khatam dijelajahi hari itu. Dari penerbangan pertama hingga pendaratan terakhir dilahap.
Sejauh mata memandang, selalu terlihat air muka yang berbeda dari setiap wajah yang ada disana. jadi, yang dapat disimpulkan dari pandangan mata. Bandara itu adalah, harapan, gembira, datang – pergi, tunggu – menunggu, senyum – air mata, pertemuan – perpisahan, hiruk – pikuk, hujatan, cacian – makian, dan pengharapan agar dapur tetap ngebul. Semua emosi terhimpun di Bandara. itu pasti.

Jamrud

Posted in 1, pertulisan on Oktober 18, 2011 by wandirana

image

Akhir akhir ini aku gila.
Hidup memang berputar, tak lebih.
Mungkin contohnya adalah band yang bernama jamrud. Pada jamannya, band ini dikenal dengan band rock sejuta kopi. Dengan single penghempas telinga “putri, asal British, dan surti tejo”. Namun sekarang apa? Mereka yang beberapa tahun lalu memutuskan untuk vakum karena sang vokalis Krisyanto keluar dari band dan memilih untuk bersolo karir. Band idola saya di masa SD dan SMP ini, pada pertengahan 2011 memberikan kejutan dengan Reuni kembali seperti formasi awal, yang mana krisyanto kembali dengan posisi garis depan bersama microphone-nya.
Memang setahun belakangan mereka (jamrud) mencoba kembali mengadu peruntungan dengan vokalis baru yang lebih mirip charly van houten di awal band st12 merambah televisi. Dan alhasil adalah remuk. Lebih tepatnya bisa disimpulkan seperti jamrud KW-3.
Beberapa minggu yang lalu saya melihat jamrud dengan formasi reuni di televisi, tetap saja kurang menarik, dan tidak menggigit lagi seperti waktu SMP dulu saya menonton mereka secara langsung di lapangan Hang Tuah (rip). Lempem, renyah, dan biasa saja. Memang mereka sempat memberikan aroma nostalgi yang kuat sepersekian detik pertama melihatnya, tapi menit berikutnya dingin dan krik krik.
Kira-kira analoginya begitu.
Cukup.

Umpatan : Jancuk!!

Beruntun

Posted in 1 on Oktober 17, 2011 by wandirana

image

Tahukah kalian, ke-sial-an itu biasanya kalo datang tidak hanya sekali, namun akan datang secara beruntun. Konon itu katanya, semua orang pasti mengalaminya. Jadi banyak – banyaklah berdoa ketika satu Kesialan mendatangi-mu.
Ciye-ciye.

Rumah Sakit

Posted in 1 on Oktober 7, 2011 by wandirana

image

Ini semacam ketakutan dari dalam diri sendiri ketika harus mendatangi gedungnya. Namanya saja Rumah Sakit, mesti ketika menghampirinya pasti terjadi sesuatu yang tidak biasa. Memang terkadang Rumah sakit bisa menghantarkan kabar gembira, namun lebih sering sebagai penghantar kabar duka. Tak asik memang, namun ya begitu, Rumah Sakit selalu laku keras.

Sudah 3 Kali sore

Posted in 1 on September 29, 2011 by wandirana

image

Kira kira sudah 3 hari lalu, dihitung dari sore ini terbujur malas dikamar baru. Malam meriang, Dan siang hari sembuh dengan persendian Lemah. Tolong dokter cantik salto dikamar, semoga itu obat paling ampuh.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 442 pengikut lainnya.