Jamrud

Akhir akhir ini aku gila.
Hidup memang berputar, tak lebih.
Mungkin contohnya adalah band yang bernama jamrud. Pada jamannya, band ini dikenal dengan band rock sejuta kopi. Dengan single penghempas telinga “putri, asal British, dan surti tejo”. Namun sekarang apa? Mereka yang beberapa tahun lalu memutuskan untuk vakum karena sang vokalis Krisyanto keluar dari band dan memilih untuk bersolo karir. Band idola saya di masa SD dan SMP ini, pada pertengahan 2011 memberikan kejutan dengan Reuni kembali seperti formasi awal, yang mana krisyanto kembali dengan posisi garis depan bersama microphone-nya.
Memang setahun belakangan mereka (jamrud) mencoba kembali mengadu peruntungan dengan vokalis baru yang lebih mirip charly van houten di awal band st12 merambah televisi. Dan alhasil adalah remuk. Lebih tepatnya bisa disimpulkan seperti jamrud KW-3.
Beberapa minggu yang lalu saya melihat jamrud dengan formasi reuni di televisi, tetap saja kurang menarik, dan tidak menggigit lagi seperti waktu SMP dulu saya menonton mereka secara langsung di lapangan Hang Tuah (rip). Lempem, renyah, dan biasa saja. Memang mereka sempat memberikan aroma nostalgi yang kuat sepersekian detik pertama melihatnya, tapi menit berikutnya dingin dan krik krik.
Kira-kira analoginya begitu.
Cukup.
Umpatan : Jancuk!!